IDNER

Anything About Our Life and Technology


pola hubungan Subjek dan Predikat :

1. Semua subjek adalah bukan semua Predikat
Contoh kalimat:

  • Semua hewan adalah bukan semua kucing
  • Semua siswa adalah bukan semua laki-laki
  • Semua motor adalah bukan semua jupiter

2. Semua subjek adalah predikat
Contoh kalimat:
  • Semua LCD adalah monitor
  • Semua kecoa adalah hewan
  • Semua jeruk adalah buah
3. Sebagian subjek adalah predikat
contoh kalimat:
  •  Sebagian pria adalah berambut botak
  •  Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah laki-laki
  •  Sebagian perawat adalah laki-laki

4. Tidak adapun subjek adalah predikat
contoh kalimat :
  • Tidak ada satupun ayam adalah bertanduk
  • Tidak satupun tumbuhan adalah hewan
  • Tidak ada satupun manusia adalah bisa hidup sendiri

5. Sebagian subjek adalah sebagian predikat
contoh kalimat :
  • Sebagian manusia adalah sebagian pria
  • Sebagian hewan adalah sebagian hidup di air
  • Sebagian wanita adalah sebagian berkerudung 



sumber : http://atikkwok.blogspot.com

    Selanjutnya

    Huitt, W. (2001) mengatakan motivasi adalah suatu kondisi atau status internal (kadang-kadang diartikan sebagai kebutuhan, keinginan, atau hasrat) yang mengarahkan perilaku seseorang untuk aktif bertindak dalam rangka mencapai suatu tujuan. Jadi ada tiga kata kunci tentang pengertian motivasi menurut Huitt, yaitu:

    1. Kondisi atau status internal itu mengaktifkan dan memberi arah pada perilaku seseorang
    2. Keinginan yang memberi tenaga dan mengarahkan perilaku seseorang untuk mencapai suatu tujuan
    3. Tingkat kebutuhan dan keinginan akan berpengaruh terhadap intensitas perilaku seseorang.

    Thursan Hakim (2000 : 26) mengemukakan pengertian motivasi adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam belajar, tingkat ketekunan siswa sangat ditentukan oleh adanya motif dan kuat lemahnya motivasi belajar yang ditimbulkan motif tersebut.

    Pengertian motivasi yang lebih lengkap menurut Sudarwan Danim (2004 : 2) motivasi diartikan sebagai kekuatan, dorongan, kebutuhan, semangat, tekanan, atau mekanisme psikologis yang mendorong seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai prestasi tertentu sesuai dengan apa yang dikehendakinya. Motivasi paling tidak memuat tiga unsur esensial, yakni :
    1.  faktor pendorong atau pembangkit motif, baik internal maupun eksternal, 
    2.  tujuan yang ingin dicapai, 
    3. strategi yang diperlukan oleh individu atau kelompok untuk mencapai tujuan tersebut.
    Motivasi merupakan suatu proses psikologis yang mencerminkan sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang. Motivasi sebagai proses psikologis timbul diakibatkan oleh faktor di dalam diri seseorang itu sendiri yang disebut instrinsik sedangkan factor di luar diri disebut ekstrinsik.

    Motivasi akan menguatkan ambisi, meningkatkan inisiatif dan akan membantu dalam mengarahkan energi kita untuk mencapai apa yang kita inginkan. Dengan motivasi yang benar kita akan semakin mendekati keinginan kita. Biasanya motivasi akan besar, bila orang tersebut mempunyai visi jelas dari apa yang diinginkan. Ia mempunyai gambaran mental yang jelas dari kondisi yang diinginkan dan mempunyai keinginan besar untuk mencapainya. Motivasilah yang akan membuat dirinya melangkah maju dan mengambil langkah selanjutnya untuk merealisasikan apa yang diinginkannya.

    Untuk termotivasi, ketahui terlebih dahulu apa yang anda inginkan selanjutnya anda harus dapat meningkatkan energi keinginan itu dan siap untuk melakukan apa saja agar keinginan dapat tercapai.Apakah hubungannya motivasi dengan emosi? Sangat erat hubungannya. Keduanya diperlukan untuk proses tercapainya suatu keinginan. Disiplin adalah hal yang perlu agar keinginan tercapai. Untuk tetap disiplin, motivasi yang tinggi akan sangat membantu.

    Dalam kehidupan kita, kita sering meniatkan untuk melakukan pengembangan atau merubah kondisi yang kita miliki, tapi sering tidak dilakukan dan berhenti hanya sebagai niat saja. Kenapa berhenti? Itu terjadi karena kurangnya motivasi, antusiasme, keinginan, determinasi, kemauan dan disiplin.




    sumber :
    1. http://www.pengembangandiri.com
    2. http://sunartombs.wordpress.com

    Selanjutnya



    Kemampuan menalar ini menyebabkan manusia mampu mengembangkan pengetahuan yang merupakan rahasia kekuasaan-kekuasaannya. Manusia selalu dihadapkan untuk memilih baik-buruk, indah-jelek, jalan benar-jalan salah. Dalam melakukan pilihan ini, manusia berpaling pada pengetahuan. Binatang juga mempunyai pengetahuan, namun terbatas untuk survival. Manusia mengembangkan pengetahuan untuk mengatasi kebutuhan kelangsungan hidupnya.

    Manusia mampu mengembangkan pengetahuan karena 2 hal :
    1. Punya bahasa yang digunakan untuk mengkomunikasikan informasi dan pilihan-pilihan yang melatarbelakangi informasi tersebut. (Bertrand Russel : Tak ada anjing yang berkata : ”Ayahku miskin, tapi jujur ”).
    2. Kemampuan berpikir menuntut suatu alur kerangka pikir tertentu, atau penalaran. Instink binatang lebih peka dari manusia, namun binatang tidak bisa bernalar.
    Hakikat Penalaran
    Penalaran merupakan suatu kegiatan berpikir yang mempunyai karakteristik tertentu dalam menemukan kebenaran. Penalaran merupakan proses berpikir dalam menarik suatu kesimpulan yang berupa pengetahuan.

    Ciri-ciri Penalaran :
    1. Adanya suatu pola berpikir yang secara luas dapat disebut logika( penalaran merupakan suatu proses berpikir logis ).
    2. Sifat analitik dari proses berpikir. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.
    Cara berpikir masyarakat dapat dibagi menjadi 2, yaitu : Analitik dan Non analitik. Sedangkan jika ditinjau dari hakekat usahanya, dapat dibedakan menjadi : Usaha aktif manusia dan apa yang diberikan.
    Penalaran Ilmiah sendiri dapat dibagi menjadi 2, yaitu :
    1. Deduktif yang berujung pada rasionalisme
    2. Induktif yang berujung pada empirisme
    Penalaran Induktif
    adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.

    Penalaran Deduktif
    adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.






    sumber :
    1. http://akhmadsudrajat.wordpress.com
    2. http://rozi.ngeblogs.com

    Selanjutnya


    Sebenernya ide saya untuk membuat PI terbilang sederhana, ide saya hanya ingin membuat suatu aplikasi yang mana bisa bermanfaat bagi restoran untuk kelas menengah. Ide saya adalah ingin membuat sebuah aplikasi kasir memakai bahasa pemograman JAVA, sehingga dengan memnggunakan aplikasi ini sebuah restoran tidak usah membuang uang lebih mahal untuk membeli sistem operasi seperti windows ataupun mac, karena aplikasi ini bisa berjalan di sistem operasi linux yang mana bisa didapat dengan gratis walaupun di windows dan mac juga bisa dijalankan.


    Selanjutnya







     Nama lengkap saya Rendi Hari Kusuma dan saya lahir pada tanggal 12 Mei 1989 dan juga anak bungsu dari dua saudara, pada akhir kata pada nama lengkap saya diambil dari nama sebuah rumah sakit dimana saya dilahirkan 20 tahun yang lalu yaitu RS. Halim Perdana Kusuma. Saya tinggal disalah satu kota ternama di Jawa Barat yaitu kota Depok.


    Saya mengahabiskan waktu dua tahun pendidikan pertama saya di TK Mutiara dan setelah itu saya melanjutkan pendidikan saya di SDN Sukamaju Baru 2 selama 6 tahun. Waktu selama saya masih sekolah dasar, saya bukanlah anak yang pintar dan juga mudah bergaul, pada saat itu juga merupakan salah satu saat-saat yang sulit bagi saya karena pada saat itu banyak sekali yang menakutkan bagi saya dan mungkin masih trauma dan menjadikan ketakutan yang lalu itu termasuk bagian  karakter dari diri saya hingga sekarang. Peringkat tertinggi yang pernah saya dapatkan selama sekolah dasar hanyalah sampai peringkat 8 dan itupun saya dapatkan pada  kelas 2 SD, dan setelah itu saya tidak pernah mendapatkan rangking kembali bahkan pada kelas 4 SD saya mendapatkan nilai merah yang hampir membuat saya tidak naik kelas.


    Setelah itu saya melanjutkan sekolah menengah saya selama 3 tahun  ke SLTP Islam Yasmin Jakarta, alasan saya masuk SMP tersebut karena saya tidak keterima di SLTPN 12 Depok karena NEM saya kurang padahal SLTPN tersebut bukan unggulan tapi saya akui NEM saya memang sangat tidak memuaskan, lalu saya juga tidak diterima SLTP Yapemri karena sudah kepenuhan, sungguh sial nasib saya pada saat itu karena di SLTP swasta saja saya ditolak, dan alasan utamanya saya masuk SLTP tersebut karena orang tua dan kakak saya berpikir bahwa bila sekolah di Jakarta maka akan mudah mendapatkan SMA Negeri di Jakarta karena satu rayon. Pada saat itupun juga tidak mudah bagi saya namun saya merasa lebih menikmati hidup saat itu karena saya sudah punya tujuan dan cita-cita kemana saya menuju, saat itu saya ingin masuk ke SMAN 106 karena sekolah tersebut adalah sekolah pertama yang membuat saya kagum pada saat pertama kali saya melihatnya. Selama bersekolah di SLTP Yasmin, saya menemui banyak hal yang membuka mata saya terhadap dunia luar yang cukup mengenaskan dan juga cukup menyenangkan apalagi pada saat SLTP untuk pertama kalinya saya mendapatkan 2 teman baik dan juga pertama kalinya merasakan cinta, yang baru bisa saya katakan setelah 6 tahun kemudian walapun saya sudah punya kekasih saat mengatakannya namun pernyataan tersebut bukan lagi ungkapan cinta untuk menjadi kekasih melainkan curahan hati yang terpendam yang akan selalu dikenang dan saat itulah kita menjadi teman baik.

    Selanjutnya

    1. Apa yang dimaksud dengan ragam bahasa ?
    2. Sebutkan dan jelaskan hal-hal yang menyebabkan adanya ragam bahasa dan berikan ilustrasinya ?



    Selanjutnya

               Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Tujuan dari bahasa itu sendiri adalah menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
               Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi-interaktif dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Selanjutnya