IDNER

Anything About Our Life and Technology

(1/9/2011)
Saya adalah mahasiswa disebuah perguruan tinggi swasta jakarta dan saya mengambil jurusan SI. Saat ini saya sedang dihantui rasa takut yang ntah dari mana datang perasaan ini, perasaan ini mungkin datang karena saya akan menghadapi sidang skripsi, yang mana pengujinya yang saya dapat bisa dibilang termasuk yang ditakuti, dan sudah cukup banyak korban yang tidak lulus sama beliau karena pertanyaannya selalu kritis dan teknis pokoknya tidak bisa ditebak pertanyaannya, dan walaupun lulus juga tetapi revisinya mungkin akan susah dan belum tentu juga dapat dikerjakan(*pendapat saya). Saya tahu tahu aplikasi dan tulisan yang saya buat ini terbilang sederhana tapi saya membuatnya sendiri, dan juga pengetahuan saya dibidang IT tidak banyak tahu karena saya terbilang mahasiswa yang malas ditambah lagi saya orangnya demam panggung dan cara bicara saya yang blepetan.
Dari rasa takut tersebut mulai mengusai dan menyebar keseluruh hati, badan serta pikiran saya. Rasanya seperti hidup tetapi tak hidup karena semua tujuan hidup, keyakinan, keinginan dan harapan saya menjadi sirna yang disebabkan perasaan takut ini.Pokoknya rasa takut ini telah membutakan semua perasaan saya ,perasaan takut ini tak hanya lagi tentang menghadapi sidang namun tentang hari hari esok dan masa depan selanjutnya yang saya akan hadapi nantinya. sehingga kini saya menjadi pesimis duluan dengan kemampuan saya sendiri bagaimana akan menghadapi masa depan khususnya dunia kerja nanti. Ingin rasanya saya melarikan diri, bersembunyi dan mengumpat dari dunia ini.
Ada nasehat seperti ini, "Melihat keatas perlu, kerena akan memotivasi hidup kita agar lebih baik.
Melihat ke bawah juga perlu, karena membuat kita senantiasa bersyukur". Tetapi yang saya rasakan saat melihat keatas malah menjadi minder dan takut, karena saya tahu banyak orang yang lebih jago dan pandai daripada saya, sehingga saya merasa seperti tidak ada tempat untuk orang seperti saya, dan pada saat melihat kebawah malah menjadi pasrah dan tidak berbuat apa-apa untuk

1 komentar:

harus belajar menghadapi ketakutan

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar